Langsung ke konten utama

Cara Menonaktifkan Antivirus pada Windows 10 secara Permanen


Cara Menonaktifkan Antivirus pada Windows 10 secara Permanen
  1. Tekan tombol Windows + R dan ketik gpedit.msc lalu enter
  2. Tekan Logo Wondows lalu ketik gpedit.msc 
  3. Akan terbuka Group Policy Editor.
  4. Navigasi Computer Configuration/Administrative Templates/Windows Components/Microsoft Defender Antivirus/Real-time Protection.
  5. Pada panel kanan, klik 2x pada opsi Turn off real-time protection.
  6. Klik opsi Enabled dan OK untuk menyimpan pengaturan.
  7. Restart Windows 10.
  8. Done.

Menonaktifkan Update Windows 10 secara Permanen

  1. START, ketik Windows Administrative Tools
  2. Klik 2x Services
  3. Cari dan pilih double klik Windows Update
  4. Pilih dan Centang Disabled
  5. Selesai

Komentar

Anonim mengatakan…
Alhamdulillah nemu Aktivasinya...

Postingan populer dari blog ini

Aplikasi Perkantoran K10

Di era digital yang serba cepat, efisiensi dan efektivitas menjadi kunci utama dalam menjalankan roda organisasi. Hal ini termasuk dalam proses persuratan, yang kini telah bertransformasi dengan hadirnya aplikasi perkantoran. Aplikasi ini hadir untuk membantu organisasi dalam mengelola surat-menyurat dengan lebih mudah, cepat, dan terorganisir. Aplikasi perkantoran bukan hanya sekadar alat untuk membuat dan mencetak surat. Lebih dari itu, aplikasi ini menawarkan berbagai fitur canggih yang dapat memudahkan seluruh proses persuratan, mulai dari pembuatan surat, disposisi, penyimpanan, hingga pengarsipan.  Dengan menggunakan aplikasi perkantoran, organisasi dapat meningkatkan efisiensi, mengurangi risiko kesalahan, dan mempermudah akses informasi. Artikel ini akan menjelaskan terkait jenis-jenis, definisi, hingga fungsi aplikasi perkantoran terutama aplikasi perkantoran yang berkaitan dengan dunia persuratan dan komunikasi formal. Berikut adalah penjelasannya. Definisi Aplikasi Perka...

Dasar-dasar HTML

Dasar-dasar HTML meliputi pemahaman HTML (HyperText Markup Language) sebagai bahasa untuk membangun struktur halaman web, deklarasi <!DOCTYPE html> sebagai penanda versi dokumen, tag utama <html>, <head> (informasi non-tampilan), dan <body> (konten yang terlihat). Selain itu, penting untuk memahami konsep tag (contoh: <p>, <a>) dan elemen (tag pembuka dan penutup yang membentuk konten, misal <p>Teks.</p>), serta atribut yang memberikan informasi tambahan pada elemen (misal href pada <a>).  Struktur Dokumen HTML Setiap halaman HTML memiliki struktur dasar yang membentuk fondasinya:  <!DOCTYPE html>: Ini adalah deklarasi yang memberitahu browser bahwa dokumen tersebut adalah dokumen HTML5.  <html>: Tag ini adalah elemen induk (root) yang membungkus seluruh isi dokumen HTML. Semua elemen lain diletakkan di dalamnya.  <head>: Berisi informasi tentang dokumen yang tidak akan ditampilkan di layar brows...